Let’s wait awhile ( 22 Apr 07 )
There’s something I want to tell you
There’s something I think that you should know
It’s not that I shouldn’t really love you
Let’s take it slow
…….
Intro :
Sebuah lagu manis ini baru penulis tahu dari album “Design of a decade”-nya Janet Jackson. Sering diputer kok di program khusus Wednesday Slow Machine KISFM95.1 maupun One Love JakFM101. Kalau yang belum tahu “kelembutan” lagu ini, sok atuch di-request ke stasiun2 radio kesayangan anda
Hening. Hanya debur ombak yang kadang menyapu langkah kecil kita. Gemuruh samudra terus bersahutan diantara riang camar yang menari. Jejak kaki kita tak terasa menyentuh desir pasir. Kala itu sang surya hendak kembali ke peraduannya. Hangat mega menjemput temaram senja. Dan kita masih saja berjalan tak tentu arah. Dirimu merebahkan kepala dipundakku. Merasa aman dalam dekap bahuku.
Tanpa kata kau mulai menahan derail air mata yang seketika terurai. Belai mesraku di rambutmu pun sejenak terhenti. Namun sebelum kata tanya sempat terungkap, tampaknya kau telah membaca isi hatiku. Perlahan kau mulai memegang tanganku, memandangi sosok yang selama ini telah menyapa relung hati.
Kau bingung menghadapi perasaan yang menggantung ini. Selama ini hanya ada kata persahabatan yang sempat terucap. Mungkin bila kata cinta sempat terlontar, salahsatu dari kita ada yang belum siap dengan segala konsekwensinya. Jadi, biarlah segalanya perlahan mengalir indah pada waktunya. Tapi sampai kapan ? Tak bisakah kau menunggu, karena aku tak ingin semua ini terjadi karena keterpaksaan
Jujur aku bilang, bukannya aku tak percaya akan kekuatan emosi yang telah terjalin sedemikian lama. Sudah berulangkali aku menahan diri untuk bilang bahwa sebenarnya aku mencintaimu, tapi aku perlu meyakinkan diri dulu bahwa aku pantas untuk membahagiakanmu. Karena dulu pernah ku mencoba untuk seperti itu kepada yang lain, nyatanya hanya pedih yang kudapat. Dan kau menghapus segenap keraguanku dengan berkata : “Aku terlalu menyayangimu… itu sudah lebih daripada cukup”.
HIMquote :
Bukankah cinta datang / untuk menyatukan / dua hati yang berbeda / dan tiada memaksakan / satu keinginan / atas keinginan yang lain… ( Satu keinginan, by : Yana Julio )