When will i see you again ( 23 Des 2007 )
When will I see you again?
When will we share precious moments?
Will I have to wait forever?
Or will I have to suffer
and cry the whole night through?
…….
Intro :
Edisi tutup tahun sekaligus tanda pamit karena untuk tahun depan HIMoments akan istirahat dulu dan diganti dengan artikel HIMspirit dengan konsep yang dibuat berbeda, tentu untuk menghindari kejenuhan dan menggali inspirasi baru yg moga2 bermanfaat buat anda para pembaca. Jadi mungkin pernyataannya bukan : kapan kita akan bertemu lagi, tetapi sampai jumpa dalam artikel baru di tahun depan. Terima kasih atas atensinya selama ini. Merry Christmas 2007 & Happy New Year 2008.
Dear sahabat, kiranya garis kehidupan belum mempertemukan kita lagi. Persimpangan waktu memisahkan kita untuk menemukan jalannya sendiri. Misteri kehidupan yang belum begitu kupahami, mengapa jalinan itu harus tercabik perasaan, bahwa tampaknya kau lebih baik bersama yang lain. Heran, mengapa aku sampai kepada renungan bahwa mungkin diriku tak pantas untukmu.
Bukan, ini bukan rendah diri tapi aku tahu kiranya Tuhan memang tidak membuat kita berjodoh. Dan meskipun nantinya kita bertemu kembali, itu bukan untuk mengulang gurat luka lama. Hanya sekedar mentertawakan nostalgia masa lalu bahwa dulu kita pernah mengalaminya dengan tingkah kekanakan, he3…
Seiring merambatnya purnama, perjalanan mencari kepingan tulang rusuk yang hilang itu masih belum juga kuakhiri. Hanya jejak bayang dalam mimpi yang masih menghantui bunga tidurku. Siapakah dia yang kerap menggangu lelap malamku ? Dimanakah dia yang seharusnya telah bersamaku ‘tuk menghabiskan sisa hidup ini ? Tiap ku bertanya padaNya, hanya terlintas pengharapan di benak jiwa : “jangan kamu kuatir”.
Ya, bukan aku yang menentukan waktuNya. Ia yang Maha Tahu segala perkara pastilah tidak membuat insan yang menemuiNya dikecewakan. Namun bila terkadang batas kesabaran itu merasuk, ah… sampai berapa lama lagi aku menahan letih dalam penantian, ya Tuhan ? Engkau yang meneguhkan hatiku berkata : “Aku menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya”. Someday, I will know why…
HIMquote :
Ada hal-hal yang sangat ingin kamu dengar tetapi tidak akan pernah kamu dengar dari orang yang kamu harapkan untuk mengatakannya. Namun demikian, janganlah menulikan telinga untuk mendengar dari orang yang mengatakannya dengan sepenuh hati.