HIMfiles : HIMspirit2008 ed.

because life is a miracle

crisis is the best reason for change ( 10 Nov 08 )

Filed under: HIMspirit2008 : Nov-Des — himfiles at 8:29 pm on Monday, December 22, 2008

Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat. ( Yohanes 17 : 15 )

 

Harapan. Boleh dibilang inilah benteng pertahanan terakhir manusia untuk bisa memiliki kemampuan bertahan hidup, karena tanpa harapan mungkin kehidupan manusia sudah tamat dari semula. Berapa banyak dari kita yang memendam kekecewaan dan putus asa dengan kondisi perusahaan yang buruk, namun kita masih saja mampu bersabar untuk ada didalamnya ? Bahwa tugas yang dilakoninya sekarang hanyalah bersifat sementara, sebelum waktunya tepat untuk melakukan apa yang sudah lama menjadi impiannya ?

Pertanyaan selanjutnya yang sering terlontar adalah : kapan ? Ya, kapan “kesengsaraan” bersusah payah mengabdi di perusahaan milik orang lain itu berganti menjadi kegembiraan berusaha diatas pijakan kaki sendiri ? Bukan mapan karena bergantung pada keputusan orang lain tempat kita bekerja.

 

Ya, kemapanan bagi banyak orang dapat meninabobokan. Lihat saja berapa banyak orang yang tidak mau berubah hanya karena tidak mau meninggalkan “comfort zone”-nya. Alasan yang sering terlontar : resikonya terlalu besar atau tidak paham apa yang mau dikerjakannya nanti. Bagi para karyawan yang bersiap pensiun, mungkin sudah jamak mendengar istilah post-power-syndrom, secara singkatnya itu istilah untuk menyebut gejala stress yang biasanya muncul karena tidak bekerja lagi. Ternyata bukan hanya bekerja saja yang bisa berpengaruh serius pada efek psikologis, tidak bekerja pun bisa memicu perilaku emosi yang negatif. Padahal menjadi “pengangguran” justru yang paling ditunggu bagi banyak orang untuk melakukan hal produktif menurut lentera jiwanya.

Nasehat yang sering penulis dengar ( tidak perlu sms sambil ketik reg untuk tahu kutipan ini, he3… ) adalah : keraslah pada kehidupan diri anda selagi muda supaya kehidupan tidak memaksa anda bekerja keras kala anda tidak muda lagi. Dari sini penulis terpicu untuk membuktikan semboyan ini bahwa : life begins at 40, maksudnya berencana pensiun paling lambat pada usia 40 tahun ( mudah-mudahan lebih cepat ). Pensiun disini bukan berarti berhenti berkarya, namun sudah memiliki modal yang cukup untuk mengembangkan apa yang menjadi impian masa kecil. Yang dilakukan bukan karena supaya tiap bulan cukup puas dengan penghasilan yang didapat, tetapi tiap saat bisa memberi penghasilan dan keuntungan juga bagi orang lain.

 

Lha, itu khan baru harapan. Mungkin tergolong tidak realistis, bahkan iseng2 penulis coba menghitung berapa nilai uang yang harus dikumpulkan untuk sampai ke tahapan “bebas secara financial” dalam waktu beberapa tahun kedepan tampaknya masih sulit. Terutama berkompromi dengan masalah tenggat waktu yang ditetapkan. Tapi, hey… mukijizatNya masih berlaku sampai sekarang ini.

Dari sini penulis mengambil kesimpulan, mengapa hukum alam menciptakan “krisis” waktu dan situasi yang seakan tidak bersahabat ini. Bukan karena agar kita berleha-leha karena deadline-nya masih jauh, tetapi justru supaya kita menyegerakan persiapan yang bisa dilakukan dari sekarang. Krisis adalah alasan terbaik untuk berubah, tetapi perubahan tidak perlu menunggu alasan sampai adanya krisis.

 

Tidak ada maksud Tuhan menguji kita, selain daripada untuk memuliakan setiap pribadi yang dikasihiNya. Mungkin pembaca, termasuk penulis sudah merasa tidak sreg lagi dengan kondisi pekerjaan sekarang. Dalam berbagai kesempatan doa, keluhan untuk berganti tempat kerja ( sekalian juga minta naik gaji plus minta ganti atasan, he3… ) mungkin kerap membisik di hati.

Namun dari artikel ( yang “anehnya” ) setiap penulis rangkum ini bisa memberi tambahan semangat untuk melewati problem itu semua, maka penulis mau membagi tips yang bersumber dari kutipan ayat pembuka diatas : “bukan masalahnya yang berusaha kita hindarkan, tetapi agar kita berkesempatan memohon kekuatan dariNya agar memiliki kemampuan berjalan diatas masalah itu”.

Apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya. ( Mazmur 37 : 24 )

 

HiMTquote :

Bila di mata sebuah organisasi – seorang pemimpin tidak berlaku berbeda dari pemimpin mereka yang terdahulu – yang telah memimpin mereka untuk sampai pada masa krisis yang sekarang in; mereka tidak akan memberikan kepercayaan yang dibutuhkan oleh sang pemimpin untuk mendatangkan perubahan. ( MTDB – Crisis is the best reason for change ).



No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>